03 Januari 2026     Charity dan Sosial   

Berbagi Waktu, Menumbuhkan Harapan: YAFNA Care dan Komitmen Pembinaan Mahasiswa


Berbagi Waktu, Menumbuhkan Harapan: YAFNA Care dan Komitmen Pembinaan Mahasiswa

(Foto: Kegiatan Buka Puasa Bersama; Bukber dengan Mahasiswa Perantauan di Tanjungpinang, 2023)

Oleh: Ahmad Azroi, S.Sos.,M.M.

YAFNA Care menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan mahasiswa. Salah satu wujud nyata dari kepedulian tersebut adalah mengajak para mahasiswa untuk berbuka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadan, tetapi dirancang sebagai ruang perjumpaan yang menumbuhkan rasa dihargai dan diperhatikan.

Mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam struktur sosial masyarakat. Mereka berada pada fase transisi penting antara dunia pendidikan dan kehidupan sosial yang lebih luas. Pada tahap ini, pembinaan nilai, karakter, dan kepedulian sosial menjadi sangat krusial. YAFNA Care memandang mahasiswa bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai aset masa depan yang perlu dirangkul dan didampingi.

Kegiatan berbuka puasa bersama menjadi medium yang sederhana namun sarat makna. Dalam suasana Ramadan, nilai kebersamaan, empati, dan kesederhanaan terasa lebih kuat. YAFNA Care memanfaatkan momentum ini untuk menghadirkan ruang aman bagi mahasiswa agar dapat berinteraksi, berbagi cerita, dan merasakan ikatan sosial yang mungkin jarang mereka temui di tengah kesibukan akademik.

Bagi sebagian mahasiswa, terutama yang merantau jauh dari keluarga, Ramadan sering kali dijalani dalam kesunyian. Jarak, keterbatasan ekonomi, dan tuntutan studi dapat menimbulkan tekanan psikologis tersendiri. Melalui kegiatan ini, YAFNA Care berupaya menghadirkan kehangatan keluarga, sekaligus mengurangi rasa keterasingan yang kerap dialami para pemuda di perantauan.

Lebih dari sekadar menyediakan hidangan berbuka, YAFNA Care menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Proses duduk bersama, menunggu waktu berbuka, dan berbagi makanan menjadi simbol kesetaraan dan persaudaraan. Tidak ada sekat status sosial, latar belakang, maupun asal daerah dalam kegiatan ini.

Pembinaan terhadap pemuda tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal atau ceramah panjang. YAFNA Care memahami bahwa pendekatan yang humanis dan membumi sering kali lebih efektif. Percakapan ringan, keteladanan sikap, dan suasana yang inklusif menjadi sarana pembelajaran nilai yang alami dan berkesan bagi mahasiswa.

Dalam kegiatan berbuka puasa ini, YAFNA Care juga mendorong mahasiswa untuk merefleksikan peran mereka sebagai agen perubahan. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan kesadaran akan tanggung jawab sosial, kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai ini diharapkan tumbuh seiring dengan kedewasaan intelektual mereka.

Kehadiran YAFNA Care di tengah mahasiswa menunjukkan bahwa lembaga sosial memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan spiritual, emosional, dan sosial generasi muda. Pembinaan tidak hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter yang peduli, tangguh, dan berintegritas. Inilah fondasi yang dibutuhkan bangsa untuk menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kegiatan ini, YAFNA Care juga membuka ruang dialog antara mahasiswa dan para penggerak sosial. Pertemuan lintas generasi ini memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan, pengalaman, dan inspirasi. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan perhatian, tetapi juga teladan nyata tentang bagaimana kepedulian sosial diwujudkan dalam tindakan.

Kebersamaan saat berbuka puasa menjadi pintu masuk untuk membangun rasa percaya dan kedekatan emosional. Dari hubungan inilah proses pembinaan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan, motivasi, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial lainnya. YAFNA Care melihat pembinaan sebagai proses berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat.

Bagi YAFNA Care, kepedulian terhadap mahasiswa adalah investasi jangka panjang. Pemuda yang dibina dengan nilai empati dan kepedulian akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Kegiatan berbuka puasa ini menjadi langkah kecil menuju tujuan besar tersebut.



  (AHM)     Dibaca 54 Kali

Total Kunjungan

Kunjungan Sekarang

Sedang Online

+

Tim Profesional

File Publikasi

Unit Yayasan